PEDOMAN

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS PADJADJARAN

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk)

 

Program Studi Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) (Profesi) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran diselenggarakan atas dasar sistem Kredit Semester yang diukur dengan satuan kredit semester (SKS).

 

  1. Seleksi Calon Mahasiswa
  2. Seleksi calon mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) dilakukan melalui mekanisme seleksi mahasiswa Universitas Padjadjarean (SMUP)
  3. Komponen seleksi terdiri dari :
  4. Persyaratan administrasi;
  5. Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI);
  6. Tes Kemampuan Akademik (TKA);
  7. Wawancara
  8. Persyaratan administrasi terdiri dari :
  9. Warga Negara Indonesia Mengisi biodata online dan menunggah paspoto berwarna terbaru ukuran 3X4 cm (pada saat mendaftar)
  10. Memiliki Ijazah dan Transkrip akademik dengan Indeks prestasi Kumulatif (IPK) prodi Sarjana (S1) atau prodi Sarjana terapan (D4) paling sedikit 2,75;
  11. Kartu Tanda Penduduk;
  12. Memiliki sertifikasi Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) dari lembaga penyelenggara tes yang diakui Unpad;
  13. Melampirkan hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) berupa IELTS/TOEFL International dari Institusi Internasional atau hasil Tes Kemampuan Bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh lembaga penyelenggara tes yang diakui Unpad
  14. Seleksi administrasi dilaksanakan oleh Panitia SMUP, sedangkan seleksi wawancara difasilitasi oleh Fakultas/ Program Studi PPAk
  15. Seleksi administrasi dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
  16. Calon mahasiswa menyiapkan dokumen pendaftaran seperti pada butir 3 di atas;
  17. Calon mahasiswa mengakses laman untuk pembuatan Nomor Tagihan Biaya Seleksi, dengan memasukan Nama, Jenis Identitas diri, Nomor Identitas diri, Memilih Jenjang (Jalur) SMUP;
  18. Calon mahasiswa akan memperoleh Nomor tagihan Biaya Seleksi SMUP yang selanjutnya akan dibawa ke bank yang ditunjuk, untuk melakukan pembayaran dan menukarnya dengan Nomor Jurnal dan PIN
  19. Nomor Jurnal dan PIN tersebut kan dipergunakan untuk seluruh proses seleksi SMUP (pengisian biodata secara online, pencetakan kartu peserta ujian, dan registrasi mahasiswa baru apabila diterima)
  20. Pada laman pengisian biodata secara online calon mahasiswa sudah mempersiapkan:
  21. Data pribadi lengkap
  22. Data asal pendidikan
  23. Pasfoto berwarna 3X4 dengan ukuran maksimum 100 kilobyte dan format JPG. Pasfoto menggunakan pakaian formal untuk kebutuhan akademik.
  24. Pengisian biodata hanya diijinkan 1 (satu) kali, dan tidak diberikan fasilitas untuk melakukan perubahan/perbaikan isian biodata terhadap data yang sudah diisikan secara online
  25. Calon mahasiswa diharapkan mencetak biodata dan pernyataan dengan menggukan kertas ukuran A4, diserahkan kepada panitia SMUP untuk diverifikasi.
  26. Fakultas/Program Studi mempersiapkan seleksi wawancara berkoordinasi dengan Panitia SMUP. Dokumen yang diperlukan untuk proses seleksi wawancara sebagai berikut:
  27. Sertifikat TKA
  28. Sertifikat TKBI
  29. Dokumen Pelamar
  30. Album bukti daftar hadir
  31. Keputusan akhir diterimanya calon mahasiswa diusulkan oleh Dekan Fakultas/Program Studi dan ditetapkan oleh Rektor Unpad.
  32. Pengumuman hasil seleksi dilaksanakan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan atas nama Rektor Unpad.

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk)

 

  1. Struktur Mata Kuliah

Mata Kuliah pada Program Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) secara garis besar dapat dibedakan ke dalam 2 mata kuliah, yaitu:

  • Mata Kuliah Wajib
  • Mata Kuliah Pilihan

 

  1. Daftar Mata Kuliah

Mata Kuliah Wajib

No Sandi MK Mata Kuliah Prasyarat
1 B11A516 Pelaporan Korporat
2 B11A515 Etika Profesi dan Tatakelola Korporat
3 B11A517 Sistem Informasi dan Pengendalian Internal
4 B11A526 Manajemen Stratejik dan Kepimpinan
5 B11A525 Manajemen Perpajakan
6 B11A524 Akuntansi Manajemen Lanjutan
7 B11A514 Manajemen Keuangan lanjutan

 

Mata Kuliah Pilihan

No Sandi MK Mata Kuliah Prasyarat
1 B11A529 Auditing

 

Mata Kuliah pilihan yang akan diselenggarakan adalah 1 mata kuliah yang jumlah peminatnya memenuhi jumlah minimal kelas

B11A516

Pelaporan Korporat

 

Kompentensi Utama

Memiliki kapasitas dan kompetensi dalam mengelola sistem pelaporan yang menghasilkan laporan lainnya yang bernilai tinggi yang sesuai dengan proses-proses tata kelola dan integritas

Kompetensi Khusus

Memiliki kemampuan menyusun menyajiakan dan mengevaluasi laporan keuangan grup entitas dan laporan perusahaan sesuaian dengan standar global yang berlaku.

  

Kompetensi Khusus (Soft Skill)

  1. Memiliki kemampuan untuk berfikir bertindak sebagai pemimpin
  2. Memiliki sikap untuk terus melakukan pembelajaran agar dapat mempertahankan komposisi profesionalnya
  3. Memiliki kemampuan untuk menyampaikan ide dan hasil pemikiran secara lisan dan tulisan
  4. Memiliki kemampuan untuk berinteraksi dan berhubungan dengan orang atau fungsi lain dalam organisasi dan antar organisasi

 

B11A515

Etika Profesi dan Tata Kelola Korporat

 

Kompentensi Utama

Memiliki kapasitas dan kompetensi dalam mengelola sistem pelaporan yang menghasilkan laporan lainnya yang bernilai tinggi yang sesuai dengan proses-proses tata kelola dan integritas

Kompetensi Khusus

Mengevaluasi tata kelola korporat perana dan tanggungjawab sosial dan lingkungan korporat

Kompetensi Khusus (Soft Skill)

  1. Memiliki kemampuan untuk berfikir bertindak sebagai pemimpin
  2. Memiliki sikap untuk terus melakukan pembelajaran agar dapat mempertahankan komposisi profesionalnya
  3. Memiliki kemampuan untuk menyampaikan ide dan hasil pemikiran secara lisan dan tulisan
  4. Memiliki kemampuan untuk berinteraksi dan berhubungan dengan orang atau fungsi lain dalam organisasi dan antar organisasi

B11A517

Sistem Informasi dan Pengendalian Internal

 

Kompentensi Utama

Memiliki kapasitas dan kompetensi dalam mengelola sistem pelaporan yang menghasilkan laporan lainnya yang bernilai tinggi yang sesuai dengan proses-proses tata kelola dan integritas

Kompetensi Khusus

Memiliki kemampuan mengevaluasi sistem informasi dan pengendalian internal berbasis teknologi informasi yang dapat:

  1. Menghasilkan sistem pelaporan perusahaan yang relevan dan andal
  2. Mengidentifikasi dan mengomunikasikan risiko pengendalian dan konsekuensinya untuk membuat rekomendasi.

Kompetensi Khusus (Soft Skill)

  1. Memiliki kemampuan untuk berfikir bertindak sebagai pemimpin
  2. Memiliki sikap untuk terus melakukan pembelajaran agar dapat mempertahankan komposisi profesionalnya
  3. Memiliki kemampuan untuk menyampaikan ide dan hasil pemikiran secara lisan dan tulisan
  4. Memiliki kemampuan untuk berinteraksi dan berhubungan dengan orang atau fungsi lain dalam organisasi dan antar organisasi

B11A526

Manajemen Stratejik dan Kepemimpinan

 Kompentensi Utama

Memiliki kapasitas dan kompetensi dalam mengambilan keputusan bisnis dengan mempertimbangan dinamika lingkungan bisnis global

Kompetensi Khusus

Memiliki kemampuan untuk mengembangkan pendekatan multi disiplin yang terintegrasi untuk mengevaluasi strategidan keputusan bisnis, serta dapat memberi masukan kepada para eksekutif dalam berbagai penerapan strategi dan keputusan bisnis dalam lingkup global

Kompetensi Khusus (Soft Skill)

  1. Memiliki kemampuan untuk berfikir bertindak sebagai pemimpin
  2. Memiliki sikap untuk terus melakukan pembelajaran agar dapat mempertahankan komposisi profesionalnya
  3. Memiliki kemampuan untuk menyampaikan ide dan hasil pemikiran secara lisan dan tulisan
  4. Memiliki kemampuan untuk berinteraksi dan berhubungan dengan orang atau fungsi lain dalam organisasi dan antar organisasi

 

B11A525

Manajemen Perpajakan

 

Kompentensi Utama

Memiliki kapasitas dan kompetensi dalam mengambilan keputusan bisnis dengan mempertimbangan dinamika lingkungan bisnis global

Kompetensi Khusus

Memiliki kemampuan untuk menerapkan kebijakan dan pengelolaan perpajakan yang taat pada aturan perpajakan dan optimal bagi perusahaan dalam lingkup global

Kompetensi Khusus (Soft Skill)

  1. Memiliki kemampuan untuk berfikir bertindak sebagai pemimpin
  2. Memiliki sikap untuk terus melakukan pembelajaran agar dapat mempertahankan komposisi profesionalnya
  3. Memiliki kemampuan untuk menyampaikan ide dan hasil pemikiran secara lisan dan tulisan
  4. Memiliki kemampuan untuk berinteraksi dan berhubungan dengan orang atau fungsi lain dalam organisasi dan antar organisasi

 

B11A524

Akuntansi Manajemen Lanjutan

 

Kompentensi Utama

Memiliki kapasitas dan kompetensi dalam mengambilan keputusan bisnis dengan mempertimbangan dinamika lingkungan bisnis global

Kompetensi Khusus

Mengevaluasi Praktik-praktik akuntansi manajemen guna meningkatkan nilai organisasi

Kompetensi Khusus (Soft Skill)

  1. Memiliki kemampuan untuk berfikir bertindak sebagai pemimpin
  2. Memiliki sikap untuk terus melakukan pembelajaran agar dapat mempertahankan komposisi profesionalnya
  3. Memiliki kemampuan untuk menyampaikan ide dan hasil pemikiran secara lisan dan tulisan
  4. Memiliki kemampuan untuk berinteraksi dan berhubungan dengan orang atau fungsi lain dalam organisasi dan antar organisasi

 

B11A514

Manajemen Keuangan Lanjutan

 

Kompentensi Utama

Memiliki kapasitas dan kompetensi dalam mengambilan keputusan bisnis dengan mempertimbangan dinamika lingkungan bisnis global

Kompetensi Khusus

Mengevaluasi keputusan strategis keuangan perusahaan

Kompetensi Khusus (Soft Skill)

  1. Memiliki kemampuan untuk berfikir bertindak sebagai pemimpin
  2. Memiliki sikap untuk terus melakukan pembelajaran agar dapat mempertahankan komposisi profesionalnya
  3. Memiliki kemampuan untuk menyampaikan ide dan hasil pemikiran secara lisan dan tulisan
  4. Memiliki kemampuan untuk berinteraksi dan berhubungan dengan orang atau fungsi lain dalam organisasi dan antar organisasi.

 

Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran adalah berdasarkan active learning, dengan peran dosen terutama sebagai fasilitator. Perkuliahan di kelas adalah dalam bentuk:

 

  1. Ceramah: Dosen menyampaikan ide-ide pokok dari suatu topik pembelajaran.
  2. Diskusi kelas dan membahas kasus: Peserta mendiskusikan kasus yang ditugaskan dengan dipandu dosen.
  3. Presentasi kelompok: Anggota kelompok menyampaikan hasil tugas mereka untuk kemudian didisuksikan bersama.
  4. Latihan mengerjakan soal

Pada pertemuan pertama metode pembelajaran adalah dalam bentuk ceramah dan diskusi kelas, sedangkan untuk pertemuan lainnya metode pembelajaran adalah dengan kombinasi diskusi kelas dan membahas kasus yang diawali dengan presentasi kelompok. Pada bagian akhir setiap pertemuan, akan dilakukan latihan mengerjakan soal. Bahan bacaan untuk kasus sebagian diberikan oleh Program sedangkan peserta diharapkan mencari bahan bacaan tambahan yang relevan. Agar diskusi berjalan dengan efektif maka peserta harus sudah mempelajari bahan bacaan sebelum perkuliahan.

Tugas Kelompok

Peserta didik dibagi menjadi kelompok dengan maksimal 3 (tiga) peserta per kelompok. Seluruh kelompok diwajibkan untuk membuat makalah di setiap pertemuan. Presentasi kelompok akan dilakukan secara bergantian. Sesuai dengan etika profesi, setiap peserta harus berkontribusi dalam menyelesaikan tugas dan tidak diperkenankan melakukan free rider dan plagiarisme. Bobot Penilaian Bobot penilaian adalah sebagai berikut: Kehadiran 5% Partisipasi 15% Presentasi kelompok 15% Makalah analisis kasus 65%

 

Referensi Buku

 Association of Chartered Certified Accountants (2002). Corporate Social Responsibility: Is There A Business Case.

 Buhr, N. (2007). ‘Histories of and rationales for sustainability reporting’, in Sustainability, Accounting and Accountability eds J. Unerman, J. Bebbington, J. and B O’Dywer, Routledge, London and New York, pp 57-69.

 Juan, Ng Eng., Wahyuni, Ersa Tri. Panduan Praktis Standar Akuntansi Keuangan, 2nd ed. Salemba Empat (ETW)

 Kieso, Donald E., Jerry J. Weygandt, and Terry D. Warfield (2011). Intermediate Accounting, Vol 1 & 2, IFRS Edition, John Wiley and Sons. (KW)

 KPMG (2011). Insights Into IFRS, 8th ed. Thomson Reuters and Sweet & Maxwell. (IIFRS)

 KPMG (2011). KPMG International Survey of Corporate Social Responsibility Reporting. London. (KPMG)

 Lau, Peter and Nelson Lam (2008). Intermediate Financial Reporting: An IFRS Perspective 1st edition, McGraw-Hill. (LL)

 Mackenzie, Bruce., Danie Coetsee, Tapiwa Njikizana, Raymond Chamboko, and Blaise Colyvas (2011). Interpretation and Application of International Financial Reporting Standards, John Wiley and Sons. (MC)

 Nurhayati, Sri dan Wasilah (2010). Akuntansi Syariah di Indonesia, Edisi 2 Revisi. (SNW)

 Picker, Ruth., Ken Leo, Janice Loftus, Victoria Wise, Kerry Clark, and Keith Alfredson (2012). Applying International Financial Reporting Standards 3rd edition, John Wiley and Sons. (PL)

 Schilit, Howard. M., Perler, Jeremy (2010). Financial Shenanigans: How to Detect Accounting Gimmicks and Frauds in Financial Reporting, 3rd ed. McGraw-Hill. (HMS)

 

Standar Pelaporan

 Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions (2010). Accounting, Auditing and Governance Standards. (AAOIFI)

 Global Reporting Initiative (2013). G4 Sustainability Reporting Guidelines. (SRG)

 Ikatan Akuntan Indonesia (2012). Standar Akuntansi Keuangan per 1 Juni 2012. (SAK)

 Ikatan Akuntan Indonesia (2014). Standar Akuntansi Keuangan Syariah per 1 Januari 2014. (SAKS)

 Ikatan Akuntan Indonesia (2009). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik. (SAK ETAP)

 International Accounting Standards Board (2009). International Financial Reporting Standards. (IFRS)

 International Federation of Accuntant (2013). Handbook of International Public Sector Accounting Pronouncements. (IPSAP)

 International Integrated Reporting Council (2013). The International Integrated Reporting Framework. (IIRF)

 Komite Standar Akuntansi Pemerintahan. Standar Akuntansi Pemerintahan. (SAP)

 

Peraturan

 Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. KEP-347/BL/2012 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten dan Perusahaan Publik (KEP-347/2012).

 Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. KEP-431/BL/2012 tentang Penyampaian Laporan Tahunan Emiten dan Perusahaan Publik (KEP-431/2012).

 Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (PP 71/2010).

 Undang Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU 40/2007).

 Undang Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (UU 8/1995).

 

Topik-topik Bahasan Total pertemuan untuk 1 (satu) semester perkuliahan adalah 14 kali pertemuan. Setiap sesi berbobot 4 (empat) SKS dengan lama perkuliahan 200 menit.

 

Pertemuan

 

Topik Bahasan

 

Referensi

1  

Overview atas conceptual framework dalam pelaporan keuangan entitas komersial, entitas publik/pemerintah, ETAP, dan entitas berlandaskan syariah

 Perbedaan di antara conceptual framework tersebut

 

 

 SAK: Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan

 IFRS: The Conceptual Framework for Preparation and Presentation of Financial Statements

 SAK ETAP: Konsep dan Prinsip Pervasif

 SAP: Kerangka Konseptual Akuntansi Pemerintahan

 IPSAS: The Conceptual Framework for General Purpose Financial Reporting by Public Sector Entities

 SAKS: Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Syariah

 

2 Studi kasus atas penggunaan conceptual framework dalam pelaporan keuangan Kasus:

 Transformasi PT Jamsostek ke BPJS Ketenagakerjaan

 Pelaporan keuangan rumah sakit badan layanan umum

 

3  

 Pelaporan keuangan ETAP dan nirlaba

 Perbedaan standar akuntansi untuk ETAP dengan IFRS

 Penerapan standar akuntansi untuk ETAP

 

SAK ETAP
Pertemuan Topik Bahasan Referensi
4 Transaksi berbasis syariah dan pelaporan keuangan syariah:

 Jenis-jenis akad

 Konsep keuntungan dalam syariah

 Transaksi yang dilarang

 Kerangka pelaporan syariah

 Pelaporan keuangan syariah

 Instrumen keuangan syariah

 

 

 SAKS

 SNW: 1 – 4

 AAOIFI

 

5 Kombinasi bisnis dan konsolidasi:

 Investasi pada entitas lain (aset keuangan, entitas asosiasi, ventura bersama, dan entitas anak)

 Kombinasi bisnis

 Kombinasi bisnis entitas sepengendali

 Laporan keuangan konsolidasian dan laporan keuangan tersendiri

 

 

 PSAK: 4, 12, 15, 22, 38

 ETW: 1, 3, 25, 28, 36

 IIFRS: 2.5, 2.5A, 2.6, 3.5, 3.6, 3.6A, 5.13

 

6 Pengaruh perubahan kurs valuta asing  

 PSAK: 10

 ETW: 21

 IIFRS: 2.7

 

7 Properti investasi, sewa, dan penurunan nilai aset  

 PSAK: 13, 30, 48

 ETW: 17, 32, 36

 IIFRS: 3.4, 3.10, 5.1

 

8 Imbalan kerja  

 PSAK: 24

 ETW: 19

 IIFRS: 4.4

 

9 Pendapatan, kebijakan dan estimasi akuntansi dan kesalahan, dan pajak penghasilan  

 PSAK: 23, 25, 46

 ETW: 15, 18

 IIFRS: 2.8, 3.13, 4.2

 

10 dan 11 Instrumen keuangan:

 Pengakuan dan pengukuran

 Penyajian

 Pengungkapan

 

 

 PSAK: 50, 55, 60

 ETW, 7, 35

 IIFRS: 7

 

Pertemuan Topik Bahasan Referensi
12 Analisis laporan keuangan, kinerja, dan kepatuhan atas entitas komersial, nirlaba, dan ETAP HMS
13 Analisis laporan keuangan pemerintah pusat dan daerah SAP
14 Pelaporan berkelanjutan dan pelaporan terintegrasi  

 GRI

 Buhr

 CSR

 KPMG

 IIRF